
Sebagian
orang merasa tidak percaya diri karena giginya terlihat kusam atau
tidak putih cemerlang ketika sedang tersenyum. Para ahli menemukan
bahwa carbamid peroxide efektif untuk memutihkan gigi yang warnanya
cenderung kekuningan atau gelap.
Metode Pemutihan gigi
Ada tiga metode pemutihan gigi
- Supervised Home Dental Whitening
- In Office Dental Whitening
- Kombinasi keduanya
Supervised
Home Dental Whitening adalah prosedur pemutihan gigi yang dilakukan
oleh pasien sendiri dengan bahan dan cara yang telah disarankan oleh
dokter gigi. Prosedur ini dapat dilakukan di rumah atau di kantor saat
menjalankan aktifitas kerja. Pemutihan dengan cara ini relatif aman
karena konsentrasi bahan yang digunakan sedikit, namun waktu yang
dibutuhkan cukup lama berkisar antara empat minggu sampai satu tahun.
In
Office Dental Whitening adalah prosedur pemutihan gigi yang hanya bisa
dilakukan oleh dokter gigi di tempat prakteknya karena menggunakan bahan
yang berkonsentrasi tinggi. Namun waktu yang diperlukan untuk
mendapatkan hasil prosedur pemutihan tidak terlalu lama, hanya 1-2 kali
kunjungan.
Metode yang ketiga
adalah kombinasi keduanya, selain dilakukan pemutihan di tempat praktek
oleh dokter gigi juga dilakukan prosedur pemutihan oleh pasien sendiri
dengan petunjuk dokter gigi. Metode inilah yang paling banyak digunakan.
Apakah Pemutihan Gigi aman ?
Pemutihan
gigi telah dilakukan selama bertahun-tahun oleh banyak dokter gigi
dengan aman dan efektif. The American Dental Association (ADA) telah
menerbitkan pernyataan berikut:
"Dentist-prescribed,
home-applied bleaching made by a reputable manufacturer and used under
the supervision of a dentist in a relatively short-term treatment
duration is safe
and recognized as most effective in lightening the color of teeth.
Bleaching materials that have received the ADA Seal of Acceptance are
recommended.
Setelah
dilakukan pemutihan gigi (bleaching) biasanya gigi akan sedikit sensitif
terhadap suhu dingin untuk beberapa saat, ini merupakan efek samping
umum terkait pemakaian bleaching. Namun tidak lama kemudian (dalam
hitungan hari) gigi akan menjadi normal kembali dan ini telah dibuktikan
dalam studi klinis yang relevan.
Bleaching tidak disarankan untuk kondisi tersebut di bawah:
- Anak-anak
usia di bawah 16 tahun, karena pada usia tersebut ruang pulpa (pulp
chamber) masih cukup besar. Dikawatirkan tindakan bleaching bisa
mengiritasi pulpa dan menimbulkan rasa ngilu yang berkepanjangan.
- Bleaching juga tidak disarankan untuk wanita hamil dan menyusui
- Gigi
sensitif dan alergi terhadap bahan pemuti gigi. Orang dengan gigi
sensitif harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter gigi sebelum
melakukan pemutihan gigi. Sedangkan untuk orang yang alergi terhadap
bahan pemutih gigi(peroksida), mutlak tidak boleh melakukan pemutihan
gigi.
Bleaching kurang memberikan hasil yang memuaskan untuk kondisi sebagai berikut:
- Bleaching
tidak akan bisa menghilangkan warna hitam pada gigi yang disebabkan
oleh karies ( gigi berlubang). Gigi harus dirawat terlebih dahulu
sebelum diakukan bleaching.
- Bleaching tidak bisa
menghilangan warna gelap pada gigi yang disebabkan oleh tambalan amalgam
yang sudah lama. Tambalan amalgam harus dibuang terlebih dahulu dan
diganti dengan komposit sebelum tindakan Bleaching. Apabila warna gelap
dari amalgam sudah menyebar, akan sulit sekali menghilangkan bayangan
hitam yang ditimbulkan dari penyebaran noda amalgam tesebut.
- Gigi
dengan warna kekuningan memberikan respon yang baik terhadap tindakan
bleaching, gigi kecoklatan kurang memberikan respon dan gigi yang
berwarna keabu-abuan tidak memberikan respon sama sekali terhadap
Bleaching. Noda biru keabu-abuan yang disebabkan oleh tetrasiklin lebih
sulit lagi menghilangkannya, butuh waktu hingga 6 bulan dengan kombinasi
perawatan di tempat praktek dan di rumah. Untuk kasus yang sulit
tersebut perlu dipertimbangkan untuk memakai porcelain veneers, komposit
atau crown untuk memberikan hasil yang memuaskan. Dokter gigi anda akan
dapat memberikan pertimbangan terhadap berbagai macam perawatan
tersebut.
Follow-Up perwatan
Bleaching (pemutihan Gigi) bersifat tidak permanen. Orang-orang
yang banyak mengkonsumsi makanan atau minuman yang menyebabkan noda
pada gigi (misal kopi, merokok) mungkin hanya mendapatkan gigi yang
putihnya selama 1 bulan saja. Sedangkan kalau bisa menjaga dari makanan
atau minuman yang menimbulan noda tersebut, pasien bisa mempertahankan
gigi putihnya selama 1-2 tahun sebelum dilakukan bleaching lagi.
Tips untuk menjaga gigi putih anda
- Menghindari makanan-minuman yang menyebabkan noda
- Segera sikat atau bersihkan gigi setelah mengkonsumsi makanan atau minuman yang menimbulkan noda.
- Sikat
gigi minimal dua kali yaitu pagi setelah makan pagi dan malam sebelum
tidur serta jangan lupa memakai dental floss setidaknya satu hari sekali
untuk menghilangkan plaque. Gunakan pasta gigi pemutih (satu atau dua
kali seminggu saja) untuk mengilangkan stain dan warna
kekuning-kuningan.
Foto gigi sebelum dan sesudah di putihkan
Biaya Pemutihan gigi : hubungi kami via e-mail / telp